Pengalaman buruk menggunakan Shopee

Saya menambah kesaksian. Sy beli produk pakaian wanita empat kali, Yang pertama sampai ketiga tidak ada jawaban, barang tidak dikirim, dan tidak ada penjelasan dari Shopee, Yang keempat sudah saya tunggu satu bulan juga belum ada informasi. Tampaknya akan terulang seperti sebelumnya dan testimony online yang saya baca begitu banyaknya.

Untuk barang yang saya pesan tuga kali itu, saya complaint ke CS, Jawaban pertama saya disuruh nunjukkan nomor pesanan, Padahal saya sudah kirimkan slip pembayaran dan foto barang yang saya byar.

Setelah saya penuhi, CS membalas dengan cara di pingpong, Ada lima CS yang memberi jawaban dan pesannya mirip, semua minta kirim nmr pesanan. Saya marah karena sudah saya kirim dan jawban seperti itu diulang terus.

Satu barang itu sengaja saya beli sampai empat kali sejak Februari lalu. Karena sya penasaran saya pesan lagi. Tetap tidak ada jawaban dan barang tidak dikirim saya pesan lagi yang keempat kalinya Mei lalu. Sekarang akhir Juni dan tidak ada jawaban sama sekiali.

Pesanan saya yang nyntol ada tiga jenis. Tampaknya akan sama nasibnya.

Tapi untuk barang tertentu lancar saja. Saya pesan sepatu tiga kali dalam dua hari sudah sampai. Tokonya ada di Malang dan Sidoarjo.

Beberapa produk pakaian juga dikirim tepat waktu.

Barang yang nyantol yang saya pesan ini tertulis tokonya di luar negeri. Walau begitu, kita transfernya ke PT Airpay International, sehingga PT inilah yang harus bertanggungjawab.

Melihat begitu banyak kejadian yang bersifat melanggar hukum seperti ini, saya berpendapat begini.

Semua yang pernah membayar melalui transfer, dapat dipastikan transfer itu ditujukan pada rekening PT interpay International. Berarti yang memanfaatkan uang transfer itu adalah PT tersebut.

bayar via Indomaret atau Alfamaert tidak tertulis siapa penerimanya. Tapi bisa diduga Shoppe menerapjan satu management dan pengelolanya ialah PT Airpay International ituu

Saya setuju, Shoppe harus diperkarakan secara hukum. Semua orang yang dikecewakan harus melaporkan ini ke yang berwajib. Kita pikirkan caranya, misalnya membuat petisi yang ditanda tangani semua yang pernah dikecewakan.

Satu hal yang ini sudah memenuhi unsur melanggar hukum ialah setoran jelas ke perusahaan itu, dan laman onlinenya jelas menyebutkan Shoppe. Laman ini juga sudah cukup untuk dilaporkan.

Perusahaan tidak mau memberi tahu, tidak ada tanggungjawab menjelaskan atau tidk ada upaya menyelesaikan, padahal jenis transfer uang dialamatkan ke perusahaan itu. Berarti patut diduga setoran itu dimanfaatkan sendiri.

Proses pembelian ke shopee yang saya alami begini.

Setelah kita bayar, apakah visa ATM atau indomaret dan alfamert, perusahaan tidak pernah memberi tahu apakah gransfer sudah diterima atau tidak.

Informasi apakah barang sudah dikirim atau tidak juga tidak ada.

Jika barang sudah dikirim dan sudah diterima, juga tidak ada notifikasi.

Jika kita complaint, layanan yang tersedia ialah lewat CS. Terus CS hanya bertindak seperti robot, jawaban standar seperti hanya template, jenis jawabannya di antaranya: Silakan kirim nomor pesanan. Silakan upload bukti pembayaran.

Ketika sudah dipenuhi permintaanya, jawabannya mohon maaf permasalahan anda sdang kami proses. Maaf kami belum menemukan barang seperti dalam nomor pesanan anda.

Lama-lama yang complaint bosan karena jawabannya tidak memecahkan masalah tapi terkesan seperti menghindar dari tanggung jawab.

Teguh Budiharso



Ingin berbagi pengalaman soal barang, jasa atau pelayanan? Bisa anda kirimkan detailnya lewat sini: LAPOR!. Pengalaman dan apresiasi anda akan sangat membantu orang lain sebelum bertransaksi.

3 Comments

  1. Sy jg punya pengalaman buruk belanja di shoppe,awalnya sy kena tipu sm seller pd saat itu sy order 2box masker tp yg di kirim sampah.sy langsung melakukan refund pengembalian dana,dlm diskusi agen shoppe terlalu bertele-tele pdhal bukti sudah jelas dan korban lain selain sy jg ada.sampai pd tahap diskusi akhir seller menyerah sendiri dan meminta agen untuk mengembalikan dana ke sy,
    Sy sedikit lega Krn refund sy di setujui oleh agen.
    Tp kelegaan sy berakhir dgn kecewa berat Krn pengembalian dana tsb melalui shoppepay dan harus aktifasi dulu untuk mendapatkan kode verifikasi nya melalui SMS atau chat ke no hp yg aktif sedangkan no hp yg tercantum di akun sy hangus/ke blok ketika sy mau ubah no hp lama ke no hp baru ternyata ngk bisa dan sy coba hub cs sy coba ikuti semua arahannya dan di suruh menunggu Krn mslh sy akan di lanjutkan temennya yg menangani mslh terkait,tp hasilnya zonk tetap sj tdk bisa di rubah.
    msh dgn kesabaran yg tinggi di lain hari sy hub lg cs shoppe dan ngk beda jauh jg arahnya ke terkesan banget spt robot. Dan di lain hari lg sy hub lg cs shoppe sy sdh mulai bosen dgn arahnya yg tdk ada hasil penyelesaian nya utk cs yg ini mengarahkan sy utk coba upgrade ke shoppe versi baru dan sy ikuti saran dan langkah2nya tp apa setelah sy log out ternyata sy ngk bisa log in lg dan situ tertulis gunakan email lain email ini sdh di gunakan. Sy jd merasa kena jebakan krn otomatis dana refund sy jg melayang.sungguh buruk sistem shoppe.cukup ini jd pengalaman sy sj mudah2 ngk korban2 lain di kemudian hari.

    1. You got it, sister. Emang ShopeePay itu salah satu akal cerdik Shopee untuk membangun pundi-pundi keuangan mereka. Customer Care mereka, meskipun kadang responsif, overall tetep kalah sama toko daring anak bangsa, Tokped sama Buklap itu. CS-nya juga seperti kata sister, kadang robotif dan tidak solutif. Dan saya agak terkejut pas baca tulisan sister “gunakan email lain email ini sdh di gunakan”! Masa iya? Wah, ini gabisa dibiarin, gunakan semua cara aja sih, adu ke CS: email, DM Instagram, Twitter, telpon langsung, atau chat Pusat Bantuan. Dan gunakan kartu terakhir: YLKI.

  2. Kasus saya sama dengan Lisa, uang saya diatas 2 juta tidak bs di refund ke shopeepay dan tdk pula ke rekening pembayaran (BNI). Saya harus input rekening pengembalian dana dimana ada tahapan untuk dikonfirmasi melalui no hp lama (pasca bayar yg telah saya tutup).
    Utk pengubahan no hp saya telah hubunguni cs 4 x via telepon, email data2 (ktp,kartukeluarga, foto selfie, rekening koran, ss transaksi, ss account) namun hasilnya masih nihil. Cs hanya mengatakan data sudah lengkap sedang diproses, sabar ya kak. Cs lain mengatakan sudah saya follow up ke bagian terkait.

    Saya udah pasrah. Kasus udah 2 minggu lebih dan saya lelah. Ini sepertinya adalah cara shopee utk menjebak konsumen yg transaksi besar. Hati2 ya teman2 jangan transaksi besar di situs milik tiongkok ini. Ketika bermasalah kalian akan frustasi!

Tinggalkan Balasan